Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Soal Tentang Manajemen Industri Jasa Pangan + Kunci Jawaban

Latihan Soal PG Bab Manajemen Industri Jasa Pangan

1. Konsep "value chain" dalam manajemen industri jasa pangan mencakup:
A. Pengadaan bahan baku hingga penyaluran produk ke konsumen
B. Proses produksi dan pengolahan makanan
C. Distribusi dan pengiriman produk
D. Penggunaan teknologi informasi dalam operasional perusahaan

Jawaban: 
A. Pengadaan bahan baku hingga penyaluran produk ke konsumen


2. Peran manajemen dalam industri jasa pangan adalah:
A. Menyusun menu makanan yang sehat
B. Mengawasi kualitas nutrisi dalam makanan
C. Membangun hubungan yang kuat dengan pemasok bahan baku
D. Mengelola sumber daya dan operasional perusahaan secara efisien

Jawaban: 
D. Mengelola sumber daya dan operasional perusahaan secara efisien


3. Prinsip dasar dalam manajemen keamanan pangan dalam industri jasa pangan adalah:
A. Memaksimalkan efisiensi produksi makanan
B. Mengurangi biaya pengiriman produk
C. Memastikan kualitas rasa makanan yang dihasilkan
D. Mencegah kontaminasi pangan yang membahayakan kesehatan

Jawaban: 
D. Mencegah kontaminasi pangan yang membahayakan kesehatan


4. Penerapan konsep "kaizen" dalam manajemen industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Menghilangkan limbah dan pemborosan dalam proses produksi
B. Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi sanitasi pangan
C. Menawarkan produk dengan harga lebih rendah dari pesaing
D. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja dalam produksi makanan

Jawaban: 
A. Menghilangkan limbah dan pemborosan dalam proses produksi


5. Pengelolaan rantai pasokan yang efektif dalam industri jasa pangan dapat membantu dalam:
A. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja
B. Mempertahankan kualitas nutrisi dalam makanan
C. Memastikan kebersihan dan sanitasi dapur produksi
D. Meningkatkan efisiensi dan keandalan pengadaan bahan baku

Jawaban: 
D. Meningkatkan efisiensi dan keandalan pengadaan bahan baku


6. Manajemen persediaan dalam industri jasa pangan melibatkan:
A. Pengelolaan inventaris bahan baku dan produk jadi
B. Perencanaan menu makanan yang sehat
C. Evaluasi kepatuhan terhadap peraturan sanitasi pangan
D. Pemilihan pemasok yang memiliki harga terendah

Jawaban: 
A. Pengelolaan inventaris bahan baku dan produk jadi


7. Penggunaan metode Lean Six Sigma dalam manajemen industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan
B. Mengurangi biaya produksi dan overhead perusahaan
C. Mempercepat waktu produksi makanan
D. Mengidentifikasi dan mengurangi cacat atau kegagalan proses

Jawaban: 
D. Mengidentifikasi dan mengurangi cacat atau kegagalan proses


8. Tanggung jawab sosial perusahaan dalam manajemen industri jasa pangan melibatkan:
A. Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan layanan yang berkualitas
B. Menjaga keberlanjutan sumber daya alam dalam produksi makanan
C. Mengelola persediaan bahan baku secara efisien
D. Memberikan sumbangan kepada yayasan amal dalam komunitas

Jawaban: 
B. Menjaga keberlanjutan sumber daya alam dalam produksi makanan


9. Faktor yang mempengaruhi permintaan pasar dalam industri jasa pangan adalah:
A. Harga, kualitas, dan promosi produk
B. Persediaan bahan baku dan efisiensi operasional
C. Lokasi pabrik pangan dan fasilitas produksi
D. Rasa makanan dan kemasan produk

Jawaban: 
A. Harga, kualitas, dan promosi produk


10. Prinsip dasar dalam manajemen keuangan dalam industri jasa pangan adalah:
A. Meningkatkan efisiensi produksi makanan
B. Mengurangi biaya pengiriman produk
C. Memastikan kualitas nutrisi dalam makanan
D. Memastikan keuangan perusahaan sehat dan berkelanjutan

Jawaban: 
D. Memastikan keuangan perusahaan sehat dan berkelanjutan


11. Analisis biaya-manfaat dalam manajemen industri jasa pangan digunakan untuk:
A. Menentukan harga jual produk
B. Menghitung biaya produksi makanan
C. Mengidentifikasi potensi manfaat dan biaya dari suatu keputusan
D. Menilai kualitas nutrisi dalam makanan

Jawaban: 
C. Mengidentifikasi potensi manfaat dan biaya dari suatu keputusan


12. Manajemen risiko dalam industri jasa pangan melibatkan:
A. Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
B. Menghilangkan semua risiko yang ada
C. Mengidentifikasi dan mengurangi risiko potensial
D. Mengalihkan risiko kepada pihak ketiga

Jawaban: 
C. Mengidentifikasi dan mengurangi risiko potensial


13. Peran teknologi informasi dalam manajemen industri jasa pangan adalah:
A. Menentukan tujuan jangka panjang perusahaan
B. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja dalam produksi makanan
C. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan
D. Menjaga kualitas nutrisi dalam makanan

Jawaban: 
C. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan


14. Prinsip dasar dalam manajemen kualitas dalam industri jasa pangan adalah:
A. Meningkatkan efisiensi produksi makanan
B. Mengurangi biaya pengiriman produk
C. Memastikan kualitas nutrisi dalam makanan
D. Memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan

Jawaban: 
D. Memastikan kualitas produk sesuai dengan standar yang ditetapkan


15. Penerapan konsep "just-in-time" dalam manajemen industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Menghilangkan limbah dan pemborosan dalam proses produksi
B. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan
C. Menawarkan produk dengan harga lebih rendah dari pesaing
D. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja dalam produksi makanan

Jawaban: 
A. Menghilangkan limbah dan pemborosan dalam proses produksi


16. Manajemen strategis dalam industri jasa pangan melibatkan:
A. Penentuan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
B. Pengembangan resep makanan baru
C. Penentuan tujuan jangka panjang dan pengambilan keputusan strategis
D. Evaluasi performa karyawan dalam produksi makanan

Jawaban: 
C. Penentuan tujuan jangka panjang dan pengambilan keputusan strategis