Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Soal Tentang Pemeriksaan Genetalia Pria + Kunci Jawaban

Latihan Soal PG Bab Pemeriksaan Genetalia Pria

1. Apa yang dimaksud dengan fimosis?
A. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
B. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula
C. Kondisi dimana kulup penis membentuk jaringan ikat yang menghalangi bukaan kulup
D. Kondisi dimana kulup penis melebar dan membentuk benjolan

Jawaban: 
A. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang


2. Bagaimana cara mengidentifikasi fimosis saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di penis
C. Dengan memeriksa kemampuan kulup penis untuk ditarik ke belakang
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
C. Dengan memeriksa kemampuan kulup penis untuk ditarik ke belakang


3. Apa yang dimaksud dengan parafimosis?
A. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
B. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula
C. Kondisi dimana kulup penis membentuk jaringan ikat yang menghalangi bukaan kulup
D. Kondisi dimana kulup penis melebar dan membentuk benjolan

Jawaban: 
B. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula


4. Bagaimana cara mengidentifikasi parafimosis saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di penis
C. Dengan memeriksa kemampuan kulup penis untuk dikembalikan ke posisi semula setelah ditarik ke belakang
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
C. Dengan memeriksa kemampuan kulup penis untuk dikembalikan ke posisi semula setelah ditarik ke belakang


5. Apa yang dimaksud dengan priapisme?
A. Kondisi dimana penis terus-menerus mengalami ereksi tanpa stimulasi seksual yang memadai
B. Kondisi dimana penis memiliki dua lubang uretra
C. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
D. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula

Jawaban: 
A. Kondisi dimana penis terus-menerus mengalami ereksi tanpa stimulasi seksual yang memadai


6. Bagaimana cara mengidentifikasi priapisme saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di penis
C. Dengan memeriksa kekerasan penis dan mengevaluasi durasi ereksi
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
C. Dengan memeriksa kekerasan penis dan mengevaluasi durasi ereksi


7. Apa yang dimaksud dengan testis tidak turun?
A. Kondisi dimana salah satu atau kedua testis tidak turun ke dalam skrotum
B. Kondisi dimana penis memiliki dua lubang uretra
C. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
D. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula

Jawaban: 
A. Kondisi dimana salah satu atau kedua testis tidak turun ke dalam skrotum


8. Bagaimana cara mengidentifikasi testis tidak turun saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di penis
C. Dengan memeriksa keberadaan testis di dalam skrotum
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
C. Dengan memeriksa keberadaan testis di dalam skrotum


9. Apa yang dimaksud dengan varikokel?
A. Kondisi dimana terdapat pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah di sekitar testis
B. Kondisi dimana penis memiliki dua lubang uretra
C. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
D. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula

Jawaban: 
A. Kondisi dimana terdapat pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah di sekitar testis


10. Bagaimana cara mengidentifikasi varikokel saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi kekerasan penis dan mengevaluasi durasi ereksi
C. Dengan memeriksa keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum

D. Semua jawaban Jawaban: 
C. Dengan memeriksa keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum


11. Bagaimana cara mengidentifikasi torsio testis saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum
C. Dengan memeriksa kemampuan kulup penis untuk dikembalikan ke posisi semula setelah ditarik ke belakang
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum


12. Apa yang dimaksud dengan epididimitis?
A. Kondisi dimana terjadi peradangan pada epididimis, yakni saluran di belakang testis tempat menyimpan sperma
B. Kondisi dimana penis memiliki dua lubang uretra
C. Kondisi dimana kulup penis sulit ditarik ke belakang
D. Kondisi dimana kulup penis terkelupas ke belakang dan tidak dapat kembali ke posisi semula

Jawaban: 
A. Kondisi dimana terjadi peradangan pada epididimis, yakni saluran di belakang testis tempat menyimpan sperma


13. Bagaimana cara mengidentifikasi epididimitis saat melakukan pemeriksaan genitalia?
A. Dengan memeriksa keberadaan kelenjar getah bening di sekitar skrotum
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum
C. Dengan memeriksa kekerasan penis dan mengevaluasi durasi ereksi
D. Semua jawaban salah

Jawaban: 
B. Dengan mengevaluasi keberadaan benjolan atau pembengkakan di skrotum