Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

25 Soal Tentang Neurologi + Kunci Jawaban

Soal Pilgan Neurologi

1. Seorang perempuan 45 tahun datang ke tempat praktek dokter umum dengan keluhan kesemutan dan nyeri di jari jempol tangan kanan. Memberat bila malam hari. Mereda bila dikibaskan. Pekerjaan sehari-hari mencuci dan menyetrika. Dimana letak kelainan gangguan ini:
A. Radix posterior saraf servikal
B. Plexus brachialis
C. Saraf perifer
D. Motor end plate
E. Neuromuscular junction

Jawaban:
C. Saraf perifer


2. An. Mumu, usia 1 tahun, dibawa ibunya ke dokter karena mata kirinya terlihat berbeda. Kelopak mata tertutup sebagian dan anak tidak pernah berkeringat pada wajah kiri. Riwayat trauma sebelumnya disangkal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital dalam batas normal. Pupil anisokor, sebesar 5mm/3mm, terdapat pula ptosis (+) palpebra sinistra. Hasil pemeriksaan rontgen paru dan CT-scan kepala tidak menunjukkan kelainan, Apabila penyakit ini diturunkan secara autosomal dominan, diagnosis yang tepat adalah . . .
A. Wallenberg syndrome
B. Arnold Chiari Malformation
C. Raeder syndrome
D. Horner syndrome
E. Pancoast syndrome

Jawaban:
D. Horner syndrome


3. Seorang pasien hanya dapat mengangkat tangan melawan gravitasi saja tanpa mampu melawan tahanan memiliki derajat kekuatan motorik berapa?
A. 4
B. 3
C. 2
D. 1

Jawaban:
B. 3


4. Seorang perempuan 32 tahun mengalami kelemahan keempat anggota gerak disertai kesemutan dan kebas di kedua tangan dan kaki yang dimulai dari ekstremitas bawah. Pasien mengalami riwayat batuk pilek 10 hari sebelum onset penyakit. Kelainan apakah yang mungkin terjadi pada pasien tersebut?
A. Stroke
B. Myopati
C. Polineuropati
D. Myasthenia gravis

Jawaban:
C. Polineuropati


5. Seorang laki-laki usia 60 tahun datang ke IGD dengan penurunan kesadaran somnolen, disertai muntah 2x dan nyeri kepala. Tensi saat datang 200/110 mmHg. Pasien memiliki riwayat DM. Berdasarkan siriraj score, kemungkinan yang terjadi pada pasien tersebut adalah..
A. Stroke infark atherotrombotik
B. Stroke infark kardioemboli
C. Stroke perdarahan
D. Transient ischemic attack

Jawaban:
C. Stroke perdarahan


6. Berikut merupakan pemeriksaan refleks fisiologis kecuali..
A. Biceps
B. Brachioradialis
C. Achilles
D. Rossolimo

Jawaban:
D. Rossolimo


7. Berikut merupakan ciri lesi Upper Motor Neuron, kecuali..
A. Hiperreflex
B. Terdapat clonus
C. Hipotonus
D. Terdapat reflex patologis

Jawaban:
C. Hipotonus


8. Nervus kranialis yang mengalami kelainan pada penyakit Bell's Palsy adalah..
A. Nervus VII UMN
B. Nervus VII LMN
C. Nervus V motorik
D. Nervus V sensorik

Jawaban:
B. Nervus VII LMN


9. Seorang anak perempuan usia 13 tahun dikatakan ibunya saat beraktivitas sering tiba-tiba diam seperti melamun, durasi sekitar 10 detik kemudian dapat beraktivitas seperti biasa. Kelainan apakah yang mungkin terjadi pada pasien tersebut?
A. Bangkitan myoclonus
B. Bangkitan atonic
C. Bangkitan tonic clinic
D. Bangkitan absance

Jawaban:
D. Bangkitan absance


10. Berikut merupakan tes fungsi koordinasi kecuali..
A. Disdiadokokinesis
B. Tes telunjuk hidung
C. Romberg
D. Tes tumit lutut

Jawaban:
C. Romberg


11. An. K, 6 tahun, datang dibawa ibunya ke poliklinik neurologi dengan keluhan utama gerakan involunter yang aneh yang dialami sejak setahun terakhir. Ketika terjadi serangan, tampak wajah pasien tidak simetris, terkadang meneteskan air liur, dan bicara terhenti. Kadang juga dibarengi dengan gerakan menelan berulang-ulang. Dokter memutuskan untuk melakukan pemeriksaan EEG dan didapatkan hasilnya terdapat spike (gelombang tinggi abnormal) pada regio centrotemporal.
Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah
A. Petit Mal Seizure
B. Lennox-Gastaut Syndrome
C. Tic Douloureux
D. Tic de la Tourette
E. Rolandic epilepsy

Jawaban:
E. Rolandic epilepsy


12. Pasien a.n WE datang dibawa warga ke IGD karena mengalami KLL. Melalui pemeriksaan, ditemukan pasien mengalami kelemahan keempat ekstremitas yang semakin lama semakin berat. Awalnya lebih berat di ekstremitas bawah dibandingkan atas. Pasien juga tidak bisa menahan kencing. Dilakukan pemeriksaan terdapat peningkatan refleks fisiologis. Dilakukan foto servikal dan tidak ditemukan gangguan apapun. Terapi yang tepat diberikan adalah
A. Metilprednisolon 30 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 5,4 mg/KgBB selama 23 jam berikutnya
B. Metilprednisolon 30 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 5,4 mg/KgBB selama 47 jam berikutnya
C. Metilprednisolon 30 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 10.8 mg/KgBB selama 23 jam berikutnya
D. Metilprednisolon 30 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 10.8 mg/KgBB selama 47 jam berikutnya
E. Metilprednisolon 15 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 5,4 mg/KgBB selama 5 hari berikutnya

Jawaban:
A. Metilprednisolon 30 mg/KgBB IV selama 15 menit, dilanjutkan 5,4 mg/KgBB selama 23 jam berikutnya


13. Laki-laki berusia 41 tahun datang dengan keluhan sesak napas yang semakin memberat sejak 3 bulan terakhir. Dari pemeriksaan neurologis didapatkan ptosis di mata kanan, anhidrosis sisi wajah kanan, miosis pupil mata kanan. Dokter memutuskan untuk melakukan pemeriksaan CT scan, dan didapatkan pancoast tumor di apex paru kanan. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah …
A. Horner Syndrome
B. Superior Vena Cava Syndrome
C. Devic's Disease
D. Lou Gehrig Disease
E. Multiple Sclerosis

Jawaban:
Horner Syndrome


14. Ny. W, 31 tahun, datang dengan keluhan kelemahan tungkai dan lengan sejak 1 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat 3 bulan yang lalu kelemahan pada kelopak mata sehingga tiba-tiba kelopak mata menutup sendiri, terutama pada sore hari. Selain itu pasien juga mudah lelah ketika berbicara disertai sulit menelan. Pemeriksaan tanda vital : TD 120/80 mmHg, nadi 80 x/m, suhu 36,7 C dan laju napas 16 kali/menit. Dokter mencoba untuk melakukan tes dimana ia menyuruh pasien berhitung dari 1-10, namun pada hitungan ke-5 suara pasien tiba-tiba menurun dan lama-kelamaan hilang.
Patofisiologi yang paling mungkin mendasari kasus di atas adalah...
A. Autoantibodi yang merusak myelin saraf pusat
B. Kerusakan kornu anterior medula spinalis
C. Terhambatnya reseptor dopamin pada sistem saraf pusat
D. Terhambatnya reseptor GABA pada sistem limbik
E. Autoantibodi yang merusak reseptor asetilkolin di neuromuscular junction

Jawaban:
E. Autoantibodi yang merusak reseptor asetilkolin di neuromuscular junction


15. Ny.H, 34 tahun, datang dibawa keluarganya ke IGD dengan keluhan utama nyeri kepala hebat yang dialami sejak 1 hari yang lalu. Diketahui pasien sedang menjalani pengobatan infeksi paru. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan kaku kuduk (+), Brudzinski sign I dan II (+), CXR menunjukkan adanya kavitas di apex paru kanan. Dokter memutuskan untuk melakukan lumbar punksi. Apakah hasil analisis cairan serebrospinal yang diharapkan?
A. CSF berwarna kekuningan, glukosa menurun, protein meningkat, leukosit dominasi MN
B. CSF berwarna keruh, glukosa meningkat, protein menurun, leukosit dominasi PMN
C. CSF berwarna kekuningan, glukosa menurun, protein meningkat, leukosit dominasi PMN
D. CSF berwarna keruh, glukosa meningkat, protein menurun, leukosit dominasi MN
E. CSF berwarna jernih, glukosa menurun, protein normal, leukosit dominasi PMN

Jawaban:
A. CSF berwarna kekuningan, glukosa menurun, protein meningkat, leukosit dominasi MN


16. Tn. R, 30 tahun, datang ke praktik dokter dengan keluhan utama nyeri pada kedua lutut dan sendi-sendi tangan yang dirasakan sejak beberapa jam yang lalu setelah menyelam. Pasien merupakan penyelam terkenal. Diketahui pada saat menyelam, pasien tiba-tiba ingin menghindari hiu sehingga langsung cepat berenang ke permukaan. Setelah sampai di darat, pasien mengalami nyeri pada sendi-sendi dan otot punggung. Pada pemeriksaan tidak didapatkan krepitasi ataupun tanda dislokasi.
Apakah diagnosis yang mungkin pada kasus tersebut?
A. Sindroma Dekompresi tipe II
B. Caisson Disease
C. Devic's Disease
D. Lou Gehrig's Disease
E. Neuromyelitis Optica

Jawaban:
B. Caisson Disease


17. Berikut merupakan tingkat penurunan kesadaran secara kualitatif yaitu..
A. GCS E4V5M5
B. Four Score E4M4B4R4
C. Somnolen
D. Delirium

Jawaban:
C. Somnolen


18. Gerakan bola mata ke arah lateral dipersarafi oleh nervus..
A. Nervus II
B. Nervus III
C. Nervus IV
D. Nervus VI

Jawaban:
D. Nervus VI


19. Pemeriksaan refleks patologis berikut ini memiliki interpretasi positif yang sama kecuali..
A. Mendel Bechtrew
B. Schaffer
C. Chaddock
D. Babinski

Jawaban:
A. Mendel Bechtrew


20. Derajat pemeriksaan refleks fisiologis normal yaitu..
A. +4
B. +3
C. +2
D. +1

Jawaban:
C. +2


21. Berikut merupakan ciri nyeri tipe neuropatik, kecuali..
A. Allodinia
B. Terbatas pada sendi
C. Numbness
D. Burning sensation

Jawaban:
B. Terbatas pada sendi


22. Berikut merupakan pemeriskaan refleks patologis di ekstremitas atas kecuali..
A. Tromner
B. Hoffman
C. Oppenheim
D. Palmomental

Jawaban:
C. Oppenheim


23. Pasien perempuan usia 55 tahun mendadak tidak bisa bicara, namun masih paham dengan perintah. Kelainan apakah yang mungkin terjadi?
A. Afasia broca
B. Afasia wernicke
C. Afasia global
D. Disartria

Jawaban:
A. Afasia broca


24. Diantara pilihan dibawah ini manakah yang termasuk pemeriksaan refleks patologis kecuali…
A. Refleks Babinski
B. Refleks Brachioradialis
C. Refleks Hoffman Tromner
D. Refleks Oppenheim

Jawaban:
B. Refleks Brachioradialis


25. Seorang wanita 40 tahun dibawa ke IGD karena pingsan dikamar mandi. Hasil pengkajian didapatkan pasien bereaksi membuka mata saat ada rangsang nyeri dan pasien tidak mengucapkan kata, hanya suara mengerang serta saat ada rangsang bereaksi dengan ekstensi abnormal. Berapakah nilai GCS pada pasien tersebut?
A. E3V3M3
B. E2V3M4
C. E2V2M2
D. E2V2M3

Jawaban:
C. E2V2M2