Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Soal Tentang Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus + Kunci Jawaban

Soal Pilgan Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus


1. Ayah dari Agus adalah seorang guru besar pada salah satu universitas ternama di Bandung, sementara ibunya seorang dokter ahli penyakit dalam pada rumah sakit swasta ternama di kota yang sama. Sejak kecil Agus tinggal bersama neneknya. Di sekolahnya Agus bukanlah anak yang cerdas, bahkan di kelas 3, dia pernah tidak naik kelas. Jika dibandingkan dengan kedua orangtuanya, Agus sangat jauh berbeda terutama dalam hal kecerdasannya. Kesulitan belajar yang dialami oleh Agus diakibatkan oleh faktor …
A. Keturunan/genetik
B. Teratogenik
C. Pola asuh
D. Medis

Jawaban:
C. Pola asuh


2. Dampak dari anak berkesulitan belajar jenis ini adalah anak menjadi kurang percaya diri , merasa cemas, dan takut melakukan kesalahan yang akan menjadi bahan cemoohan temantemannya, sehingga ia menjadi ragu-ragu dalam berinteraksi dengan lingkungannya atau mengasingkan diri. Berkesulitan belajar yang dimaksud adalah …
A. Mengalami gangguan dalam masalah mengingat dan berpikir
B. Gangguan dalam perhatian dan hiperaktif
C. Masalah persepsi dan koordinasi
D. Pemisahan pandangan laki-laki dengan perempuan

Jawaban:
D. Pemisahan pandangan laki-laki dengan perempuan


3. Sekilas dilihat dari wajahnya, Neneng nampak begitu cantik, ia duduk di kelas 4 SD namun hampir semua nilai mata pelajaran yang diperolehnya di bawah rata-rata, padahal orangtuanya sudah memberinya les dengan memanggil guru khusus untuknya, namun tidak ada perubahan sehingga di sekolah ia seringkali menjadi olok-olok temannya. Di samping itu Neneng lambat sekali dalam menerima pelajaran yang diberikan gurunya maupun guru lesnya. Setelah dilakukan tes IQ, ternyata IQ Neneng di bawah rata-rata, maka Neneng dikelompokkan ke dalam ……
A. Tunagrahita ringan
B. Tunanetra ringan
C. Tunarungu ringan
D. Tunadaksa

Jawaban:
A. Tunagrahita ringan


4. Dalam pembelajaran tematik, Ibud seringkali tidak dapat menemukan hubungan antara satu materi pada satu pelajaran dengan materi dari pelajaran lain, sehingga apabila dia diminta gurunya menyebutkan materi pelajaran yang sedang dipelajari, Ibud tidak dapat menjelaskannya. Bantuan atau layanan khusus yang pantas diberikan kepada Ibud adalah …
A. Menjelaskan keterkaitan antara mata pelajaran satu dengan lainnya
B. Memberikan contoh-contoh dari semua materi pelajaran
C. Memperkenalkan tematik dan kaitannya dengan beberapa bidang studi yang sesuai
D. Secara berkala selalu memberikan tugas untuk mencari kaitan/tema dari seluruh bidang studi yang dipelajari

Jawaban:
C. Memperkenalkan tematik dan kaitannya dengan beberapa bidang studi yang sesuai


5. Hasil asesmen yang dilakukan tim tidak akan berarti jika tidak ditindaklanjuti dengan …
A. Penanganan kasus ABK
B. Secara berkala memberikan tugas
C. Pengembangan program
D. Memberikan layanan yang sesuai

Jawaban:
C. Pengembangan program


6. Sebelum pelaksanaan program berbagai hal perlu dipersiapkan, antara lain ….
A. Sarana dan prasarana sekolah
B. Soal-soal tes untuk evaluasi
C. Jadwal pelaksanaan yang sesuai dengan rencana yang ada pada PPI
D. Buku-buku pelajaran (buku paket)

Jawaban:
C. Jadwal pelaksanaan yang sesuai dengan rencana yang ada pada PPI


7. Tes ini terdiri dari 50 item dan setiap kartu berisi 10 item meliputi konsonan dan vokal. Tes yang dimaksud adalah …
A. Pengenalan huruf
B. Menganalisa kata
C. Pengenalan kata
D. Pemahaman kata

Jawaban:
B. Menganalisa kata


8. Ada beberapa teknik yang digunakan dalam mengidentifikasi ABK, seperti teknik observasi, wawancara, dan tes sederhana. Bagi guru ada cara lain yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi ABK asal guru tersebut memiliki kemampuan …
A. Menguasai materi pelajaran dengan baik
B. Telah lulus sertifikasi mengajar
C. Mempunyai wawasan yang memadai tentang ABK, kepekaan dan perhatian akan perilaku anak
D. Menguasai berbagai teknik dan metode mengajar

Jawaban:
C. Mempunyai wawasan yang memadai tentang ABK, kepekaan dan perhatian akan perilaku anak


9. Anak tunalaras adalah anak yang secara kondisi dan terus menerus menunjukkan penyimpangan tingkah laku tingkat berat yang mempengaruhi proses belajar. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh …
A. Kauffman (1977)
B. Nelson (1981)
C. Sechmid dan Mercer (1981)
D. Public Law 94-242

Jawaban:
C. Sechmid dan Mercer (1981)


10. Akibat dari penggunaan metode dan teknik mengajar yang kurang mengaktifkan anak tunalaras…
A. Menjadikan anak merasa bosan dan tidak betah berada di sekolah
B. Membuat anak merasa tidak puas terhadap sekolah
C. Membuat anak bosan dan merasa lelah
D. Murid sering membolos berkeliaran di luar sekolah pada jam-jam belajar, kadang-kadang digunakan untuk merokok, tawuran, dan lain-lain.

Jawaban:
C. Membuat anak bosan dan merasa lelah


11. Model ini menghendaki dalam memperbaiki problem perilaku agar mengupayakan interaksi yang baik antara anak dengan lingkungannya. Model yang dimaksud adalah …
A. Biogenetic
B. Behavioral (tingkah laku)
C. Psikodinamika
D. Ekologis

Jawaban:
D. Ekologis


12. Untuk dapat merumuskan program pendidikan yang tepat, yang dapat memenuhi kebutuhan pendidikan khusus anak-anak tunanetra, perlu dilakukan asesmen yang tepat. Manfaat asesmen yang tepat bagi anak-anak tunanetra adalah......
A. Lebih paham mengenai layanan pendidikan khusus bagi siswa tunanetra
B. Melakukan penyesuaian metode pengajaran secara tepat
C. Memastikan agar anak tunanetra dapat mencapai tahap-tahap perkembangan secara benar
D. Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan

Jawaban:
B. Melakukan penyesuaian metode pengajaran secara tepat


13. Dampak kelainan anak yang menderita kebutuhan khusus jenis ini jauh lebih parah dibandingkan dengan jenis penderita kebutuhan khusus lainnya. Kebutuhan khusus yang dimaksud adalah …
A. Tunanetra
B. Tunarungu
C. Tunawicara
D. Tunagrahita

Jawaban:
D. Tunagrahita