Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Soal Materi Ibadah Haji + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Ibadah Haji

1. Berapakah miqat haji?

Jawaban:
Ada lima tempat yang menjadi lokasi miqat makani. Kelima tempat ini ditetapkan oleh Rasulullah SAW sebagai tempat miqat untuk berhaji/umrah bagi warga dan setiap orang yang melewatinya walaupun bukan penduduk setempat.


2. Bolehkah tawaf tanpa ihram?

Jawaban:
Tanpa pakaian ihram, jangan harap bisa melakukan Tawaf atau Syai, atau sholat di lantai dasar Masjidil Haram yang ada di Kota Mekah, Saudi Arabia


3. Apakah orang yang sudah meninggal bisa naik haji?

Jawaban:
Badal Haji atau menghajikan orang yang sudah meninggal hukumnya boleh dan sah. Apalagi, orang tersebut sudah wajib berhaji ketika masih hidup, namun tidak sempat berhaji karena alasan tertentu. Hal-hal yang membuat seseorang tak bisa berangkat haji lalu digantikan hukumnya dibolehkan oleh ulama.


4. Badal Haji siapa?

Jawaban:
Arti lain menyebutkan bahwa badal haji adalah seseorang yang menunaikan ibadah haji atas nama orang lain yang terkena udzur atau sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya dan sudah meninggal.


5. Bolehkah tawaf lebih dari 7 kali?

Jawaban:
Jumlah putaran yang dituntunkan adalah tujuh kali. Hal ini tidak ada khilaf (perselisihan) di antara para ulama. Mayoritas ulama mengatakan bahwa tidak boleh kurang dari tujuh putaran.


6. Berapa panjang sai?

Jawaban:
Jadi, tawaf dan sai adalah perjalanan total minimal 4,55 kilometer ditempuh dengan jalan kaki.


7. Apakah naik haji bisa masuk surga?

Jawaban:
Pasalnya, ibadah haji sebagai keutamaan ibadah haji dalam Islam merupakan jihad terbaik menurut Allah. Keutamaan ibadah haji yang berikutnya adalah pasti dijanjikan surga oleh Allah SWT. Terutama bila ibadah haji yang ditunaikan benar-benar mabrur.


8. Kapan waktu badal haji?

Jawaban:
Pertama, pendataan jemaah wafat sampai dengan tanggal 9 Zulhijjah jam 11.00 waktu Arab Saudi (WAS). Kedua, penyiapan petugas badal haji di Kantor Daker Makkah. Ketiga, petugas badal haji diberangkatkan ke Arafah pada pukul 11.00 WAS tanggal 9 Zulhijjah


9. Apa akibat apabila meninggalkan wajib haji?

Jawaban:
Konsekuensi bagi yang melalaikannya yakni membayar dam atau denda tanpa menghilangkan keabsahan ibadah yang dilakukannya. Meski demikian, jemaah haji atau umrah yang sengaja meninggalkan syarat wajib haji dan umrah tanpa adanya uzur yang syar'i, dianggap berdosa


10. Kenapa haji Potong rambut?

Jawaban:
Menurut buku tuntunan manasik haji Kementerian Agama, mencukur rambut adalah penegasan dan realisasi selesainya masa ihram.


11. Bolehkah berbicara saat tawaf?

Jawaban:
Pertama, berbicara yang mubah di saat butuh. Kedua, menyalami orang yang tidak sibuk dengan dzikir. Ketiga, berfatwa dan meminta fatwa.


12. Bolehkah memakai sandal berjahit saat ihram?

Jawaban:
(Fatawa Islamiyah, 2/232). Semua alas yang dikatakan sandal, maka dibolehkan dipakai oleh rang yang sedang ihram.


13. Bolehkah badal haji untuk orang yang masih hidup?

Jawaban:
Para ulama AL-Lajnah Ad-Daimah mengatakan, "Dibolehkan menghajikan untuk orang yang telah meninggal dunia dan orang yang masih hidup apabila tidak mampu (melaksanakan haji secara fisik).


14. Apa yang dimaksud dengan Ibadah Haji dalam agama Islam?

Jawaban: 
Ibadah Haji adalah salah satu dari lima pilar Islam yang mengharuskan setiap Muslim untuk melakukan perjalanan ke kota suci Mekah sekali seumur hidup, jika memungkinkan.


15. Apa tujuan utama dari Ibadah Haji?

Jawaban: 
Tujuan utama Ibadah Haji adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan diri dari dosa-dosa, dan memperkuat ikatan sosial umat Islam.


16. Apa perbedaan antara Haji dan Umrah?

Jawaban: 
Haji adalah wajib dan harus dilakukan sekali seumur hidup, sementara Umrah adalah sunnah dan dapat dilakukan kapan saja selama tahun kecuali selama bulan Zulhijjah.