Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

18 Soal Materi Jual Beli + Kunci Jawaban

Latihan Soal (Essay) Bab Jual Beli

1. Apa hukumnya akad jual beli dengan paksaan?

Jawaban:
Pertama: Jual beli barang karena terpaksa, padahal jual beli harus karena saling rida. Kedua: Jual beli barang karena penjual dalam keadaan terdesak butuh uang sehingga ia menjual dengan harga murah. Ketiga: Hukum asal, jual beli dalam keadaan terpaksa tidak boleh dan tidak sah.


2. Apa saja yang harus dilakukan agar jual beli online diperbolehkan halal dan sah sesuai syariat Islam?

Jawaban:
Hukum jual beli online dalam Islam sah dan diperbolehkan, asal syarat-syarat di bawah ini terpenuhi:
1. Produk Halal
2. Kejelasan Status
3. Kesesuaian Harga dan Kualitas
4. Kejujuran.


3. Apakah gratis ongkir itu riba?

Jawaban:
Jika kamu mendapat voucher gratis ongkir karena kamu menyetorkan uang atau top-up saldo di suatu platform pembayaran dan uang tersebut harus mengendap selama beberapa saat, maka bisa dipastikan voucher gratis ongkir tersebut adalah riba karena merupakan hasil manfaat dari pinjaman yang kamu berikan kepada platform.


4. Mengapa Allah menganjurkan jual beli dalam Islam?

Jawaban:
Sebab, jual beli menjadi salah satu cara mendapatkan rezeki yang baik dan bahkan dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dalam Islam dalil jual beli harus sangat diperhatikan saat melakukan transaksi, agar kedua pihak mendapat jaminan hak dan kewajiban terpenuhi dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.


5. Berapa persen laba menurut Islam?

Jawaban:
Syaikh Muhammad bin Sholeh Al „Utsaimin berkata, “Keuntungan itu tidak dibatasi. Boleh saja diambil keuntungan 10, 20, 25% atau lebih dari itu, asalkan tidak ada pengelabuan dalam jual belinya. Besarnya keuntungan di sini dibolehkan selama tidak ada ghoban (pengelabuan).


6. Bolehkah menawar dengan harga rendah?

Jawaban:
Penjelasan dari hadist tersebut ialah hukum tawar menawar dalam islam yakni halal dengan cara tidak berlebihan dalam tawar menawar, misalnya penjual yang menawarkan dengan harga terlalu tinggi dan pembeli yang menawar dengan harga terlalu rendah di luar batas wajar.


7. Bagaimana hukum membatalkan jual beli sepihak dalam Islam?

Jawaban:
Hasil penelitian menunjukkan pada dasarnya Islam melarang tindakan pembatalan sepihak. Islam melarang perbuatan tersebut karena dapat menyebabkan kerugian salah satu pihak dan termasuk dalam perbuatan ingkar janji.


8. Apa akibatnya jika dalam perjanjian jual beli ada ketentuan yang tidak dipenuhi dalam kontrak perjanjian?

Jawaban:
Konsekuensi tidak terpenuhi syarat sah perjanjian adalah perjanjian menjadi tidak sah, dan perjanjian tersebut dapat dibatalkan atau batal demi hukum.


9. Bagaimana etika dalam melakukan transaksi jual beli?

Jawaban:
Dalam etika jual beli kita diharuskan untuk berperilaku : Jujur, tidak bersumpah palsu, tidak melakukan judi dalam jual beli, gharar, amanah, takaran yang benar, menjauhi penimbunan barang, saling menguntungkan, larangan mengambil riba, larangan menjual barang haram, dll. 


10. Apakah jual beli sama dengan riba?

Jawaban:
Para ulama sepakat bahwa jual-beli hukumnya halal, sementara riba hukumnya adalah haram.


11. Bagaimana jika salah satu syarat jual beli tidak terpenuhi?

Jawaban: 
Jika salah satu rukun jual beli tidak terpenuhi, maka Jual beli tersebut Tidak sah.


12. Apa ciri ciri jual beli yang dihalalkan oleh Allah dan Rasulnya?

Jawaban: 
Obyek transaksi adalah barang yang tidak dilarang agama. Saling rela antara kedua belah pihak baik penjual maupun pembeli. Jual beli dilakukan dengan kejujuran.


13. Mengapa jual beli menjadi tidak sah atau batil?

Jawaban:
Rasulullah SAW melarang sejumlah jual beli, itu karena didalamnya terdapat unsur gharar yang dapat membuat manusia memakan harta orang lain dengan tidak sah (batil) dan di dalamanya terdapat unsur penipuan yang menimbulkan dengki, konflik, dan permusuhan diantara kaum muslimin


14. Kapan hukum jual beli bisa berubah menjadi wajib?

Jawaban:
Dasar hukum jual beli adalah mubah (boleh). Akan tetapi pada saat situasi tertentu, kondisi atau keadaan berbeda, jual beli bisa menjadi wajib dan juga bisa berhukum haram. Jual beli menjadi wajib ketika terjadi praktek ihtikar (penimbunan barang sehingga stok hilang dari pasar dan harga melonjak naik)


15. Apakah jual beli dua barang dalam satu akad diperbolehkan?

Jawaban: 
Menjual barang dengan dua macam harga jika dilakukan dalam suatu akad, hukumnya tidak boleh/tidak sah. Tetapi jika dilakukan dengan akad mustaqil (akad yang terpisah), hukumnya boleh/sah.


16. Kapan jual beli disyariatkan dalam Islam?

Jawaban: 
Praktek jual beli yang dilakukan manusia semenjak Rasulullah saw., hingga saat ini menunjukkan bahwa umat telah sepakat akan disyariatkannya jual beli.


17. Apa yang dimaksud dengan jual beli?

Jawaban: 
Jual beli adalah proses pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli dengan kesepakatan harga tertentu.


18. Sebutkan jenis-jenis jual beli yang biasa terjadi!

Jawaban: 
Jenis-jenis jual beli antara lain jual beli tunai, kredit, online, lelang, serta barter.