Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

9 Soal Materi Manajemen Resiko dan Asuransi + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Manajemen Resiko dan Asuransi 

1. Bagaimanakah mekanisme yang ada dalam pengelolaan risiko dalam asuransi syariah?

Jawaban:
Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi syariah menggunakan prinsip berbagi risiko (risk sharing) antarpeserta. Dengan kata lain, antara kamu dan peserta asuransi syariah lain memiliki keterikatan dalam hal tolong-menolong (ta'awun) menanggung beban risiko.


2. Mengapa masih ada perusahaan yang telah melakukan manajemen risiko tetapi masih tetap mengalami kegagalan?

Jawaban:
Perusahaan yang mengalami kegagalan dapat terjadi karena belum mengimplementasi kan manajemen resiko yang efektif dan tepat. Proses – proses pada manajemen resiko seperti identifikasi resiko, analisa resiko dan pengelolaan nya tidak berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan.


3. Bagaimana cara kerja asuransi dalam meminimalisir terjadinya risiko?

Jawaban:
Bisnis asuransi merupakan praktik usaha yang mengambil alih risiko dari peserta ke perusahaan asuransi. Cara menutup risiko tersebut yaitu dengan menggunakan akumulasi dana premi yang sudah dibayarkan nasabah untuk menutup klaim peserta asuransi yang sedang mengalami musibah.


4. Apakah penyebab timbulnya risiko dalam asuransi?

Jawaban:
Dalam asuransi risiko bisa disebabkan oleh aktivitas personal (personal activity) ataupun aktivitas bisnis/usaha (business activity). Contoh risiko pribadi adalah sakit, kecelakaan, maupun risiko finansial yang disebabkan oleh meninggalnya seseorang.


5. Apakah peran dan fungsi asuransi dalam manajemen risiko?

Jawaban:
Peran asuransi dalam manajemen risiko bertujuan untuk mengendalikan akibat yang tiba-tiba muncul di depan Anda dengan cara memberikan perlindungan terhadap penghasilan dan rencana keuangan Anda jika sewaktu-waktu Anda atau keluarga Anda membutuhkannya


6. Resiko apa saja yang harus di hadapi oleh perbankan atau perusahaan dalam mengendalikan manajemen risiko secara syariah?

Jawaban:
Risiko yang dihadapi bank syariah sangat beragam dan kompleks sejalan dengan inovasi dalam produk perbankan yang ditawarkan kepada masyarakat yaitu: risiko pembiayaan, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko stratejik, risiko kepatuhan, risiko imbal hasil


7. Apakah asuransi mampu menekan angka kerugian dari sebuah risiko jelaskan?

Jawaban:
Asuransi memang tidak dapat menghentikan risiko yang mungkin menimpa Anda maupun keluarga dan aset Anda. Namun, jenis layanan yang satu ini mampu mereduksi atau mengurangi dampak kerugian yang timbul dari sebuah risiko.


8. Mengapa manajemen risiko mendapat perhatian khusus dalam dunia perbankan?

Jawaban:
Manajemen resiko sangat penting bagi stabilitas perbankan, hal ini karena bisnis perbankan erat berhubungan dengan resiko. Dalam kegiatannya, baik menghadapi berbagai resiko, seperti resiko kredit (pembiayaan), resiko pasar dan resiko operasional.


9. Hal apa saja yang menjadi fokus dalam manajemen risiko?

Jawaban:
Fokus dari manajemen risiko yang baik adalah identifikasi dan cara mengatasi risiko. Sasarannya untuk menambah nilai maksimum berkesinambungan (sustainable) organisasi. Tujuan utama untuk memahami potensi upside dan downside dari semua faktor yang dapat memberikan dampak bagi organisasi.