Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal Materi Sistem Koloid + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Sistem Koloid


1. Bagaimana cara kita membedakan larutan dan koloid?

Jawaban:
Larutan merupakan suatu campuran homogen sedangkan koloid adalah campuran heterogen yang biasanya terdiri dari 2 fase. Larutan tampak jernih jika diamati oleh mata sedangkan koloid tampak keruh karena kedua komponennya yang tidak saling bercampur.


2. Apakah koloid dapat dilihat?

Jawaban:
Partikel koloid terlalu kecil dan tidak terlihat jika diamati dengan mikroskop biasa, tetapi dapat diamati dengan menggunakan mikroskop ultra. Mikroskop ultra merupakan mikroskop yang dilengkapi sistem penyinaran khusus dan memiliki daya pisah yang besar.


3. Apakah es krim termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Es krim mempunyai struktur koloid yang kompleks karena merupakan buih dan juga emulsi.


4. Mengapa tidak ada sistem koloid gas di dalam gas?

Jawaban:
Campuran gas-gas tidak dapat membentuk koloid karena fase terdispersi gas dalam medium pendispersi tidak dapat menghasilkan sistem koloid yang bersifat heterogen. Campuran gas dengan gas akan selalu menghasilkan campuran yang homogen dalam segala perbandingan sehingga campuran ini bisa dikatakan adalah larutan sejati


5. Apakah air dan minyak termasuk koloid?

Jawaban:
Campuran air dan minyak merupakan koloid yang tidak stabil,


6. Apakah terigu termasuk koloid?

Jawaban:
Tepung terigu adalah keduanya merupakan koloid yang menggunakan air sebagai medium pendispersi.


7. Apakah margarin adalah sistem koloid?

Jawaban:
Salah satu koloid termasukemulsi padat yaitu margarin yang terbentuk dari fase terdispersi air dan fase pendispersi minyak.


8. Makanan koloid apa saja?

Jawaban:
Sistem koloid digunakan di bidang makanan yaitu Keju, mentega, susu, saus salad, jelly, agar-agar dan santan.


9. Tanah liat termasuk koloid apa?

Jawaban:
Koloid tanah yang berperan yaitu koloid anorganik (koloid liat atau mineral) dan koloid organik (humus). Kedua koloid ini mempunyai sifat dan ciri yang jauh berbeda. sehingga tidak semua fraksi liat termasuk koloid.


10. Puding termasuk jenis koloid apa?

Jawaban:
Puding merupakan koloid jenis emulsi padat yang dimana fase terdispersinya adalah cair (air), sedangkan fasependispersinya adalah padat (bubuk agar-agar). Gelatin yang terkandung dalam puding merupakan emulgator yang berfungsi sebagai pengemulsi dan pengikat air. Selain itu, puding bersifat sol liofil.


11. Bagaimana penerapan sistem koloid?

Jawaban:
Berikut contoh penerapan sifat koloid dalam kehidupan sehari-hari. 
1) Penjernihan air minum isi ulang dengan arang karbon. 
2) Pengolahan karet dari lateks. 
3) Penyaringan debu pabrik dengan alat Cottrel. 
4) Sorot lampu senter saat udara berkabut. 
5) Pembentukan delta di muara sungai.


12. Awan koloid apa?

Jawaban:
Awan merupakan contoh sistem koloid aerosol, yaitu fase terdispersinya cair di dalam medium pendispersi gas.


13. Faktor faktor apa saja yang dapat mengganggu kestabilan koloid?

Jawaban:
faktor-faktor yang memengaruhi kestabilan koloid, di antaranya pemanasan/pendinginan, sentrifugasi, muatan permukaan koloid, penambahan elektrolit, dan gangguan pada emulgator.


14. Bagaimana sifat cahaya terhadap koloid?

Jawaban:
Pada saat larutan disinari dengan cahaya, larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya. Sedangkan pada sistem koloid, cahaya akan dihamburkan. Hal itu terjadi karena partikel-partikel koloid mempunyai partikel-partikel yang relatif besar untuk dapat menghamburkan sinar tersebut.


15. Apakah air kapur termasuk koloid?

Jawaban:
Sistem Koloid : sistem campuran yang mempunyai sifat diantara larutan dan suspensi. Contoh Suspensi : air yang keruh, air kapur, tanah liat dengan pasir.