Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

14 Soal Materi Rubella + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Rubella

1. Apakah orang dewasa perlu vaksin MMR?

Jawaban:
Orang dewasa yang belum pernah atau tidak diketahui riwayat vaksinasinya dianjurkan untuk mendapatkan setidaknya 1 dosis vaksin MMR. Sementara itu, orang yang berisiko tinggi terkena campak atau gondongan perlu mendapatkan 2 dosis vaksin MMR dengan jarak 4 minggu.


2. vaksin MR terbuat dari apa?

Jawaban:
Vaksin campak terbuat dari virus campak yang dilemahkan. Penyuntikkan vaksin campak akan membuat tubuh memproduksi antibodi yang akan melawan virus tersebut jika sewaktu-waktu menyerang.


3. Kapan Virus Rubella ditemukan?

Jawaban:
Untuk kasus yang menyebabkan kelainan / gangguan pada bayi (janin terinfeksi Rubella dari ibunya), ini pertama kali berhasil diidentifikasi oleh dokter spesialis mata Austaralia bernama Norman Mc Alister Gregg pada 1941.


4. Bagaimana virus rubella menyebar?

Jawaban:
Virus rubella yang bisa menyebar dengan begitu mudah dan biasanya melalui saluran pernapasan. Prosesnya adalah ketika pengidap rubella bersin atau batuk, kemudian percikan liurnya tanpa sengaja terhirup oleh orang-orang di dekatnya, sehingga menjadi jalan penyebaran rubella.


5. Anti rubella IgG positif artinya apa?

Jawaban:
Tes ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antibodi rubella. Keberadaan antibodi IgM menandakan bahwa seseorang sedang mengidap rubella. Sedangkan, antibodi IgG menandakan bahwa seseorang pernah mengidap rubella atau sudah mendapat vaksin MR (measles - rubella).


6. Bagaimana jika anak tidak suntik campak?

Jawaban:
Anak lebih rentan mengalami sakit berat. Selain itu, anak yang tidak diimunisasi juga lebih rentan terhadap masalah kesehatan lain; contohnya ketika anak terkena campak, sering mengalami komplikasi seperti diare, pneumonia, kebutaan, dan malnutrisi.


7. Kenapa harus divaksin rubella?

Jawaban:
Virus rubella meningkatkan risiko seseorang alami penyakit meningitis maupun gangguan pendengaran. Maka dari itu, vaksin rubella penting untuk didapatkan semua golongan usia. Saat mendapatkan vaksin rubella, tubuh memiliki kekebalan terhadap virus rubella.


8. Halalkah imunisasi rubella?

Jawaban:
Seperti kita ketahui mengeluarkan Fatwa Nomor 33 tahun 2018 yang menyatakan bahwa para ulama bersepakat untuk membolehkan (mubah) penggunaan vaksin Measles Rubella (MR) yang merupakan produk dari Serum Institute of India (SII) untuk program imunisasi saat ini.


9. Apa bedanya imunisasi campak dan rubella?

Jawaban:
Terdapat dua jenis vaksin yang digunakan untuk mencegah campak, yaitu vaksin MR dan vaksin MMR. Vaksin MR mencegah penyakit campak dan rubella, sedangkan vaksin MMR mencegah penyakit campak, rubella, dan gondongan.


10. Bagaimana cara tes rubella?

Jawaban:
Jadi dokter biasanya mendiagnosis rubella dengan bantuan tes laboratorium. Kamu akan melakukan tes darah untuk dapat mendeteksi keberadaan berbagai jenis antibodi rubella dalam darah. Antibodi ini menunjukkan apakah kamu pernah mengalami infeksi baru atau sebelumnya atau vaksin rubella.


11. Berapa lama masa inkubasi virus rubella?

Jawaban:
Rubella disebabkan oleh virus rubella. Virus dapat menyebar melalui batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi. Penderita rubella dapat menularkan virus bahkan sebelum gejala muncul dan setelah gejala menghilang. Masa inkubasi rubella dapat mencapai 25 hari.


12. Imunisasi campak rubella Apakah panas?

Jawaban:
Pasca prosedur vaksinasi dilakukan akan ada sejumlah komplikasi imunisasi campak, salah satunya adalah demam. Demam yang menyerang pasca imunisasi adalah reaksi normal saat obat sudah masuk ke dalam tubuh dan berusaha menciptakan antibodi.


13. Berapa lama vaksin MR bertahan?

Jawaban:
Kekebalan yang didapat dari vaksin MR dosis pertama bisa bertahan optimalnya selama 3-9 bulan. Namun, dengan pemberian vaksin ulangan, kekebalan ini bisa kembali meningkat, bahkan bisa sampai bertahun-tahun.


14. Ruam rubella apakah gatal?

Jawaban:
Gejala utama dari rubella adalah ruam yang warna merah muda khas. Dimulai dengan bintik-bintik, yang bisa gatal, sebelum menyebar dari belakang telinga ke kepala dan leher dan kemudian bagian lain dari tubuh bagian atas.