Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal Materi Keperawatan Gerontik + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Keperawatan Gerontik

1. Apa Tujuan komunikasi terapeutik pada lansia?

Jawaban:
Tujuan komunikasi terapeutik adalah membantu pasien untuk memperjelas dan mengurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil tindakan untuk mengubah situasi yang ada bila pasien percaya pada hal-hal yang diperlukan, mengurangi keraguan, membantu dalam hal mengambil tindakan yang efektif 


2. Berapa tensi normal untuk usia 60 tahun?

Jawaban:
Nilai tekanan darah normal pada lansia berada di rentang angka yang sedikit lebih tinggi, yaitu 130/80 mmHg hingga 140/90 mmHg.


3. Apa saja tugas kader lansia?

Jawaban:
Kader Posyandu lansia akan memberikan penyuluhan kepada lansia tentang makanan yang sehat dan bergizi yang perlu mereka konsumsi. Untuk memudahkan, para lansia akan mendapatkan contoh menu makanan dengan memperhatikan aspek kesehatan dan gizi yang dibutuhkan, dengan menggunakan bahan makanan yang sehat dan bergizi.


4. Apa bedanya demensia dengan pikun?

Jawaban:
Pikun biasanya identik dengan gangguan daya ingat. Namun, demensia tidak terbatas pada gangguan daya ingat saja.


5. Apa obat pikun?

Jawaban:
Ada beberapa obat-obatan yang biasanya diresepkan dokter untuk penderita pikun pada demensia, seperti donezepil, rivastigmin, galantamine, dan memantine.


6. Rumah lansia namanya apa?

Jawaban:
Panti jompo adalah wisma yang diperuntukkan bagi orang-orang lanjut usia. Tempat ini menyediakan pelayanan dan perawatan agar para lansia dapat lebih mudah dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seperti mandi, makan, hingga berpakaian.


7. Apakah yang menjadi bidang garapan lingkup keperawatan gerontik?

Jawaban:
Lingkup Keperawatan Gerontik asuhan keperawatan gerontik adalah pencegahan ketidakmampuan sebagai akibat proses penuaan, perawatan untuk pemenuhan kebutuhan lansia dan pemulihan untuk mengatas keterbatasan lansia. Sifat nya adalah independen (mandiri), interdependen (kolaborasi), humanistik dan holistik.


8. Apa penyebab stres pada lansia?

Jawaban:
Faktor-faktor yang menyebabkan stres bagi para lansia Panti Wredha ini dalam urutan 5 besar antara lain : perubahan dalam aktivitas sehari-hari, perubahan dalam perkumpulan keluarga, kematian pasangan, kematian anggota keluarga, dan perubahan dalam pilihan maupun kuantitas olahraga maupun rekreasi,


9. Bagaimana cara menghadapi lansia yang mengalami kecemasan?

Jawaban:
Untuk membantu mengatasi gangguan cemas tersbut Anda dapat melakukan sebagai berikut:
1. Lakukan olahraga teratur, misalnya dengan senam lansia.
2. Makan yang bergizi.
3. Mengurangi konsumsi kafein, coklat, dan teh.
4. Melakukan relaksasi tubuh dengan meditasi atau yoga.


10. Berapa suhu tubuh normal lansia?

Jawaban:
Suhu yang sehat atau normal berada pada kisaran 36,1-37,2 derajat Celcius.


11. Detak jantung normal lansia berapa?

Jawaban:
Detak jantung istirahat normal untuk orang dewasa, termasuk orang dewasa yang lebih tua, adalah antara 50 dan 100 denyut per menit (bpm).


12. Jenis demensia apa saja?

Jawaban:
Anda macam-macam demensia yang dibagi berdasarkan penyebab kerusakan sel saraf, yaitu:
1. Demensia pada penyakit Alzheimer
2. Demensia vaskular
3. Demensia dengan Lewy body
4. Demensia frontotemporal
5. Demensia campuran.


13. Apa itu askep lansia?

Jawaban:
Asuhan keperawatan pada lansia dimaksudkan untuk memberikan bantuan, bimbingan, pengawasan, perlindungan, dan pertolongan kepada lanjut usia secara individu maupun kelompok, seperti di rumah/lingkungan keluarga, panti wreda maupun puskesmas, dan di rumah sakit yang diberikan oleh perawat.


14. Aricept obat untuk apa?

Jawaban:
Aricept adalah obat yang mengandung Donepezil. Aricept digunakan untuk membantu mengobati demensia (kemunduran kemampuan otak) pada pasien Alzheimer yang biasa menyerang pada manula. Obat ini juga dapat meningkatkan kemampuan mengingat, kesadaran dan kemampuan untuk melakukan sesuatu.


15. Apa akibatnya jika Alzheimer tidak diobati?

Jawaban:
Sedangkan dampak dari Alzheimer merusak sebagian besar fungsi otak, sehingga ingatan seseorang akan berangsur memburuk. Pengidap Alzheimer dapat kehilangan kemampuan berpikir, makan, berbicara, dan banyak lagi.