Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Soal Materi Keperawatan Gawat Darurat + Kunci Jawaban

Soal Pilgan Keperawatan Gawat Darurat 

1. Berapa kali siklus RJP?

Jawaban:
Ketika terdapat lebih dari satu penolong, dianjurkan untuk memberikan RJP secara bergiliran setiap 2 menit sekali atau setelah 5 siklus untuk menghindari berkurangnya kualitas RJP.Satu siklus RJP terdiri dari kompresi dan napas bantuan dengan rasio 30:2.RJP dilakukan hingga AED tiba (setelah itu tetap dilanjutkan)


2. RJP anak berapa?

Jawaban:
RJP pada bayi dapat dilakukan dengan satu penolong atau dua penolong. bila dilakukan dengan satu penolong maka dapat dilakukan dengan 5 siklus selama 2 menit yaitu setiap siklusnya terdiri dari 30 kali kompresi dan 2 kali bantuan nafas.


3. Pasien koma ditempatkan dimana?

Jawaban:
Intensive care unit (ICU) merupakan tempat yang tepat bagi para pasien ini.


4. Apa yang menjadi prinsip gawat darurat?

Jawaban:
Prinsip dasar penanganan gawat darurat Dalam menangani kasus gawatdaruratan, penentuan masalah utama (diagnosis) dan tindakan pertolongan harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan tenang (tidak panik), walaupun suasana keluarga pasien ataupun pengantarannya mungkin dalam kepanikan.


5. Kenapa pasien masuk ruang HCU?

Jawaban:
Penempatan pasien di ruang HCU bertujuan agar para perawat maupun dokter dapat mengetahui secara dini perubahan-perubahan yang berisiko membahayakan pasien. Jika pasien mengalami perubahan yang mengancam keselamatan jiwanya, pasien dapat segera dipindahkan ke ICU untuk diberikan penanganan yang lebih spesifik.


6. Kasus IGD apa saja?

Jawaban:
Kondisi yang Harus Segera Ditangani IGD
1. Serangan jantung dan henti jantung
2. Cedera fisik akibat kecelakaan
3. Kesulitan bernapas
4. Stroke
5. Keracunan


7. 7 Langkah Bhd?

Jawaban:
Bantuan Hidup Dasar (BHD)
1. Menilai TIngkat Kesadaran Korban
2. Panggil Bantuan
3. Cek Nadi (<10 detik) -> Jika Korban Tak Sadar
4. Lakukan Kompresi (Penekanan Dada) 30 kali.
5. Bersihkan jalan napas
6. Buka jalan napas/ tengadahkan kepala
7. Berikan ventilasi/ bantuan napas -> 2 kali tiupan.


8. Berapa kecepatan kompresi dada pada saat RJP?

Jawaban:
Syarat RJP dikatakan berkualitas adalah :
Kecepatan kompresi 100-120x/menit. Beri kesempatan dada untuk mengembang sempurna stelah kompresi.


9. Langkah langkah intubasi?

Jawaban:
Prosedur Intubasi
Langkah 1: memberikan obat bius.
Langkah 2: memasukkan tabung endoktrakeal ke batang tenggorokan.
Langkah 3: menghubungkan tabung endotrakeal dengan ventilator.


10. PICU umur berapa?

Jawaban:
PICU adalah perawatan khusus ruang intensive pediatrik dengan batasan usia umur 28 hari dan anak-anak sampai umur 18 tahun yang memerlukan perawatan intensif dengan harapan hidup dan pengobatan serta perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital, dan bisa sewaktu-waktu meninggal


11. Apa nama monitor detak jantung?

Jawaban:
Monitor Holter adalah alat medis yang merekam ritme jantung secara terus-menerus. Monitor ini biasanya dipakai selama 24 hingga 48 jam selama aktivitas normal.


12. Apa fungsi IGD?

Jawaban:
Memberikan pelayanan kesehatan pasien gawat darurat selama 24 jam secara terus menerus dan berkesinambungan, meliputi : Mengelola pelayanan gawat darurat. Melakukan pelayanan siaga bencana. Melalukan pendidikan dan pelatihan gawat darurat.


13. Apa arti code Green?

Jawaban:
Green code adalah sistem penanganan gawat darurat di bidang Obstetri yaitu penanganan pada kehamilan yang mengancam keselamatan dari resiko kecacatan atau kematian janin dengan dilakukan persalinan melalui tindakan Sectio Caesaria.


14. Apa yang dimaksud dengan finger sweep?

Jawaban:
Finger sweep dilakukan oleh petugas medis pada korban tersedak yang tidak responsif/tidak sadar dengan obstruksi jalan napas lengkap dan tidak boleh dilaksanakan pada korban responsif atau mengalami kejang.


15. Pemasangan NPA pada pasien apa?

Jawaban:
Pemasangan Nasopharyngeal Airway (NPA). Seperti Oropharyngeal Airway, alat ini termasuk airway adjunct namun dipasang melalui lubang hidung pasien. Nasopharyngeal Airway biasanya dipakai ketika pasien memiliki resiko penyumbatan saluran pernapasan namun kondisinya tidak memungkinkan pemasangan Oropharyngeal Airway.


16. Berapa kedalaman kompresi dada?

Jawaban:
Kompresi dada dilakukan dengan kecepatan 100-120 x/mnt dengan kedalaman kompresi dada 2 inchi (5 cm), minimalkan interupsi dan hindari ventilasi yang berlebihan.