Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

21 Soal Materi Ekonomi Industri + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Ekonomi Industri

1. Apa tujuan pengembangan industri kecil?

Jawaban:
Tujuan pengembangan industri kecil bisa meliputi: (1) peningkatan pangsa pasar (market share) tingkat lokal, domestik, maupun ekspor, dan (2) peningkatan kemampuan daya saing, melalui efisiensi usaha, peningkatan kualitas produk, dan jaringan pemasaran (Subiakto, 1994).


2. Sebutkan apa saja faktor penyebab terjadinya aglomerasi industri?

Jawaban:
Faktor-faktor yang memengaruhi aglomerasi industri adalah… Adanya persamaan lokasi usaha yang berdasarkan pada konsumen tertentu Adanya wilayah pusat pertumbuhan industri yang disesuaikan dengan tata ruang dan tata wilayah Adanya kerja sama dan saling membutuhkan dalam menghasilkan suatu produk Terkonsentrasinya 


3. Apa manfaat aglomerasi industri?

Jawaban:
Manfaat dari aglomerasi adalah mampu mengurangi kerusakan atau pencemaran pada lingkungan, mampu mengurangi gangguan sirkulasi seperti kemacetan, dapat memudahkan pemantauan dan pengawasan pada pertumbuhan atau perkembangan ekonomi daerah, dapat menekan biaya transportasi


4. Syarat syarat apa saja yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembangnya kegiatan industri?

Jawaban:
Sektor industri akan tumbuh dengan baik apabila didukung oleh tiga hal, yaitu investasi, teknologi, dan sumber daya manusia (SDM).


5. Apa yang dimaksud dengan pembangunan industri?

Jawaban:
Pembangunan Kawasan Industri merupakan sarana untuk mengembangkan Industri yang berwawasan lingkungan serta memberikan kemudahan dan daya tarik bagi investasi dengan pendekatan konsep efisiensi, tata ruang, dan lingkungan hidup.


6. Mengapa faktor kesulitan dalam memprediksi permintaan merupakan salah satu tantangan dalam industri manufaktur jelaskan?

Jawaban:
Yang menjadi masalah utamanya adalah para produsen tidak memiliki alat pelaporan canggih yang memungkinkan mereka untuk memperkirakan berapa banyak yang harus mereka jual di beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan.


7. Bagaimana industri di Indonesia menghadapi era 4.0 ini?

Jawaban:
Tantangan bangsa Indonesia dalam menghadapi era industri 4.0 ini adalah menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi. SDM unggul adalah kelompok angkatan kerja Indonesia yang profesional, produktif, mampu bersaing, dan siap menghadapi tantangan global serta revolusi industri 4.0 saat ini.


8. Apa tantangan yang harus dihadapi di era industri 4.0 ini?

Jawaban:
Tantangan pertama yang akan Anda hadapi di era revolusi industri 4.0 adalah tingkat persaingan yang semakin ketat. Dalam era ini, bisnis dengan berbagai bidang baru akan terus bermunculan dan hal tersebut tentu akan memengaruhi para pelaku bisnis yang kurang atau belum mengikuti perkembangan teknologi.


9. Hal hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penempatan aglomerasi industri?

Jawaban:
8 Faktor Penentu Lokasi Industri yang Perlu Diperhatikan
1. Bahan Baku
2. Topografi dan Iklim
3. Transportasi dan Infrastruktur
4. Ketersediaan Tenaga Kerja
5. Layanan Publik
6. Pasar dan Konsumen
7. Teknologi
8. Keterkaitan antar Jenis Industri


10. Mengapa daerah perlu melakukan aglomerasi ekonomi?

Jawaban:
Daerah aglomerasi pada umumnya memiliki kelebihan dalam produktifitas yang tinggi dan memiliki daya saing, sehingga akan meningkatkan pendapatannya, yang pada akhirnya akan menarik investasi, pengembangan teknologi, serta sumber daya manusia yang berkualitas.


11. Mengapa aglomerasi penting dalam upaya percepatan pertumbuhan suatu kawasan?

Jawaban:
Aglomerasi menghasilkan perbedaan spasial dalam tingkat pendapatan. Semakin teraglomerasi secara spasial suatu perekonomian maka akan semakin meningkat pertumbuhannya. Daerah-daerah yang banyak industri pengolahan tumbuh lebih cepat dibandingkan daerah-daerah yang hanya mempunyai sedikit industri pengolahan.


12. Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari adanya industrialisasi?

Jawaban:
Industrialisasi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan kapasitas produktif, penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan penggunaan sumber daya yang optimal. Keterbukaan perdagangan meningkatkan investasi asing langsung (FDI), integrasi pasar global, kemajuan teknologi, dan kapasitas produktif negara.


13. Apa contoh hasil dari revolusi industri?

Jawaban:
Contoh revolusi industri yang juga terjadi saat revolusi industri 1.0 yaitu perubahan yang terjadi pada industri besi dan baja. Sektor ini juga mengalami perkembangan dan kemajuan yang pesar. Adanya inovasi, membuat proses pembuatan besi dan baja lebih murah. Biaya pembuatannya juga lebih murah.


14. Pada tahun berapakah revolusi industri terjadi?

Jawaban:
Revolusi industri muncul pertama kali di negara Inggris pada akhir 1770-an dan menyebar ke negara-negara Eropa lainnya, seperti Belgia, Prancis, dan Jerman. Tak hanya Benua Eropa, revolusi ini turut menyebar di Amerika Serikat, pada tahun 1830-an dan 40-an.


15. Mengapa revolusi 4.0 di Indonesia belum berkembang?

Jawaban:
Di Indonesia sendiri, revolusi industri 4.0, terutama di sektor pertanian belum begitu berhasil berkembang. Beberapa kendala penyebab belum berhasilnya revolusi industri 4.0 di Indonesia adalah: (1) Sumberdaya Manusia (2) Kondisi lahan pertanian, dan (3) sosial budaya masyarakat.


16. Mengapa penentuan lokasi industri merupakan hal yang penting faktor apa saja yang mempengaruhinya?

Jawaban:
Pentingnya pemilihan lokasi pabrik adalah untuk menentukan keberhasilan perusahaan hubungannya dengan biaya operasi, harga jual, serta kemampuan perusahaan untuk. bersaing di pasar. Alternatif pemilihan lokasi adalah pertimbangan biaya yang dikeiuarkan dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang diperoleh.


17. Faktor apa saja yang berpengaruh dalam pembentukan klasterisasi spasial industri?

Jawaban:
Faktor-faktor spasial yang mempengaruhi perkembangan klaster industri di ketiga Desa yaitu lokasi, aksesibilitas, infrastruktur, dan sarana.


18. Mengapa industri harus dekat dengan bahan baku?

Jawaban:
Faktor-faktor yang menyebabkan suatu industri didirikan dekat dengan lokasi bahan baku diantaranya: Bahan baku yang digunakan mudah rusak. Biaya angkut bahan baku lebih mahal dibandingkan biaya angkut barang jadi. Volume bahan baku lebih berat dibandingkan barang jadi.


19. Mengapa perusahaan membentuk cluster?

Jawaban:
Karena dengan adanya aglomerasi perusahaan-perusahaan sejenis yang mempunyai kesamaan maupun keterkaitan aktivitas, sehingga akan membatasi eksternalitas ekonomi yang dihasilkan dan akan mengurangi/menurunkan biaya produksi perusahaan yang tergabung dalam klaster.


20. Apa saja teori lokasi industri?

Jawaban:
Teori lokasi industri atau theory of industrial location dimaksudkan untuk menentukan lokasi industri dengan mempertimbangkan risiko biaya paling minimun. Asumsi yang digunakan dalam teori ini yaitu: - Wilayah tempat lokasi industri memiliki iklim, topografi dan penduduk yang relatif homogen


21. Apakah dampak nyata dari industri dengan menggunakan peralatan canggih?

Jawaban: 
Dampak nyata dari industrialisasi dengan menggunakan peralatan canggih yaitu tingkat produksi tinggi dan kualitas barang semakin baik, sehingga daya saing semakin tinggi. namun penggunaan tenaga manusia akan berkurang