Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

2 Soal Materi Ekologi Manusia + Kunci Jawaban

Soal (Uraian) Ekologi Manusia

1. Uraikan sejarah ekologi!

Jawaban:
Dalam sejarah ilmu pengetahuan dan tentang kehidupan, sebenarnya sejak dahulu kala, pemikir ulung, seperti Hipocrates, Aristoteles, dan pakar filosofi dari Yunani yang lain sudah mewarnai ajarannya dengan berbagai konsep ekologi. Makna tentang kehidupan peluang adanya keserasian, godaan kehidupan yang menimbulkan bencana yang mengancam kelangsungan peradaban, semuanya merupakan konsep, prinsip maupun hukum dasar yang mewarnai ekologi. Pada awal tahun 1700, seorang ahli mikrobiologi Antonie van Leeuwenhoek dalam pengamatannya terhadap jasad renik telah melihat adanya gejala rantai makanan, pengaturan populasi dan strategi hidup yang merupakan fenomena penting dalam ekologi. Ahli botani lain Richard Bradly mengungkapkan konsep tentang produktivitas hayati, yang merupakan subjek lain yang merupakan inti dari ekologi. Sampai saat itu pun sebenarnya belum dikenal istilah ekologi, dan baru pada tahun 1869 diperkenalkan istilah ekologi oleh Ernst Haeckel, seorang ahli biologi Jerman yang menekankan adanya hubungan timbal-balik antarsemua komponen kehidupan dalam satu sistem. Berbagai konsep, prinsip dan hukum dalam kehidupan yang dipelajari dalam ekologi sudah dipikirkan para pakar sebelumnya. Hukum minimum dari Justus von Liebig tentang faktor utama yang menentukan mutu atau keadaan suatu sistem sudah dikembangkan sejak tahun1840. Demikian pula konsep tentang keanekaragaman hayati, toleransi, suksesi, dan sebagainya, dasar-dasarnya sudah dikemukakan para ahli biologi sebelum munculnya cabang ilmu pengetahuan ekologi. Oleh karena itu, sering kali sampai tahun 1970-an ekologi dianggap sebagai cabang dari biologi. Namun, di kemudian hari dengan merebaknya berbagai isu lingkungan hidup antara tahun 1968-1970 walaupun tetap mempunyai hubungan yang erat dengan biologi, tetapi ekologi mulai dilihat sebagai ilmu tersendiri yang interdisiplin, serta berdasarkan disiplin yang integratif yang mengaitkan berbagai proses fisik dan hayati. Bahkan digunakan untuk menjelaskan seluk-beluk kota dengan apa yang disebut ekologi kota, seluk-beluk administrasi melalui pendekatan ekologi administrasi dan sebagainya.


2. Jelaskan Ilmu pengetahuan tentang kehidupan berkembang secara merologi!

Jawaban:
Ilmu pengetahuan tentang kehidupan berkembang secara merologi dengan melihat bagian-bagian suatu sistem sampai organ, sel, dan atom yang sangat berguna dalam berbagai masalah (kesehatan, rekayasa genetik, dan sebagainya) di samping juga berkembang secara holistik (utuh) sehingga keterkaitan suatu unsur dalam kehidupan satu sama lain dapat diketahui dan dapat dikelola secara makro dalam sistemnya.